Apresiasi Gedung Ekonomi Kreatif Dibangun, Dr Sabran: Untuk Dukung Pengembangan UMKM dan Industri Kreatif
Plt Kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Vanesa Vilna didampingi Kabid Sapras Bappeda Kukar Hery Setyawan.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR-
Kabupaten Kutai Kartanegara bakal memiliki gedung Ekonomi Kreatif (Ekraf).
Pembangunan gedung yang berada di kawasan CBD Tenggarong saat ini terus
berjalan. Tahun 2022 ini, proses pembangunan berlanjut dengan angggaran kisaran
Rp9,8 miliar.
Keberadaan Gedung Ekonomi Kreatif diharapkan
menjadi wadah pengembangan sektor ekonomi sekaligus akan membuka lapangan kerja
yang luas untuk masyarakat Kutai Kartanegara.
Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Unikarta Dr Sabran menilai keberadaan Gedung Ekonomi Kreatif akan mendorong
kemajuan ekonomi masyarakat, tak terkecuali adalah para generasi milineal yang
saat ini makin meningkat serta membutuhkan pembinaan.
"Perlu diapresiasi, karena saat ini
banyak tumbuh berkembangnya UMKM dan industri kreatif yang perlu perhatian dan
dukungan pemerintah," ucap Dr Sabran kepada Poskotakaltimnews, Rabu
(8/6/2022).
Menurut dia, dengan dibangunkannya gedung
ekraf merupakan solusi bagi pemuda kreatif, di ekraf pemuda bisa mengembangkan
potensinya, seperti berbagai seni yang perlu dikembangkan.
"Kami berharap jika pembangunan gedung
tersebut selesai bisa segera difungsikan, sehingga banyak pengunjung yang
datang, dan berdampak positif terhadap perekonomian mereka," sebutnya.
Secara terpisah, pelaku UMKM kreatif Lavar X
Haus Fadilla Ivandiari menuturkan, dengan adanya gedung Ekraf, diharapkan dapat
meningkatkan pertumbuhan para pelaku ekonomi kreatif. Dan perlu dikembangkan
serta dimanfaatkan secara optimal melalui perluasan produk ekonomi kreatif
daerah.
"Dengan penyediaan infrastruktur,
teknologi informasi, edukasi dan fasilitasi hak kekayaan intelektual serta
berkomitmen terhadap pengembangan ekonomi kreatif," ungkap Fadilla
Ivandiari.
Hal ini perlu diupayakan, sebab ekonomi
kreatif lah yang saat ini dinilai memegang peranan penting dalam perekonomian
seiring dengan trend pertumbuhannya yang positif.
AKHIR
TAHUN 2022 DIFUNGSIKAN
Plt Kepala Bappeda (Badan Perencanaan
Pembangunan Daerah) Vanesa Vilna didampingi Kabid Sapras Bappeda Kukar Hery
Setyawan mengatakan, pembangunan gedung Ekraf dilakukan secara bertahap sesuai
dengan kemampuan keuangan daerah.
"Pembangunan dilakukan bertahap, tahun
ini dianggarkan sekitar 9 milliar, dan dipastikan juga dapat difungsikan akhir
tahun ini. Karena informasi yang didapat dari OPD teknis sudah tahap lelang,
tinggal kontrak saja," kata Vanesa Vilna.
Hal ini telah dilakukan review oleh OPD
teknis yakni Dinas PU, sesuai dengan kebutuhan rekan rekan ekraf. "Jadi
mereka mereview dari kebutuhan rekan rekan Ekraf, sehingga pembangunan
dilakukan sesuai dengan kebutuhan mereka (ekraf)," jelasnya
Pembangunan ekraf tahun ini meliputi,
pemasangan dinding, plafon, instalasi listrik, intinya menyelesaikan ruangan
ruangan. Konsep di dalam gedung tersebut terdapat studio fotografer, video
grafer, mini teater, dan ruang pamer.
"Tujuannya ekraf dibangun untuk
pemberdayaan masyarakat UMKM, dan dijadikan ruang pamer atau tempat pagelaran
seni," sebutnya
Sementara perencanaan pembangunan gedung
ekraf ini sejak 2019 lalu, dan dilakukan pembangunan pada 2020 dengan anggaran
sekitar Rp. 12 Milliar.
Kemudian dilanjutkan pada 2021 dengan
anggaran sekitar Rp. 9 Milliar, dan pada 2022 sekitar Rp. 9,8 Milliar.
"Jadi anggaran yang
telah teralokasi pada gedung Ekraf sampai saat ini sekitar Rp. 30
Milliar," ungkapnya.(*riz/adv)